Nadila Eldia Rochlik

Media pratikum Jurnalistik Online UIN SGD Bandung

"A good journalist is not the one that writes what people say, but the one that writes what he is supposed to write" - Todor Zhivkov

Raditya Dika Bakar Barang Pemberian Mantan di Teaser Koala Kumal

BANDUNG - Film terbaru Raditya Dika yaitu Koala Kumal siap tayang pada tahun ini. Teaser nya pun telah dirilis di kanal youtube pribadi nya, pada Selasa (29/03/16). Awal dari teaser tersebut menampilkan Raditya Dika (Dika) bersama mantan nya (Acha Septriasa) berada disebuah pameran lukisan. Lalu menampilkan pula adegan Dika membakar barang pemberian dari Acha.

Koala Kumal yang diangkat dari novel karya Dika berjudul sama mengisahkan tentang Dika (Raditya Dika) adalah seorang cowok yang baru saja batal menikah karena pacarnya, Andrea (Acha Septriasa) selingkuh darinya dengan cowok bernama James (Nino Fernandez).

Patah hatinya membuat Dika kesulitan menulis bab terakhir dari bukunya. Suatu hari, Dika bertemu dengan cewek bernama Trisna (Sheryl Sheinafia), cewek yang unik yang membuat sudut pandang Dika terhadap dunia menjadi berbeda.

Dika pun pergi bersama Trisna, mereka menjadi semakin akrab. Trisna yang tadinya berniat membantu Dika menyelesaikan bab terakhir bukunya, menemukan sebab kenapa Dika kesulitan menulis bab terakhirnya: karena dia masih patah hati kepada Andrea. Trisna pun mencoba membuat Dika berhenti patah hati.

Koala Kumal akan main di bioskop seluruh Indonesia pada momen lebara tahun ini. Berikut teasernya:

Zaskia Gotik Melecehkan Pancasila, Netizen Geram

Zaskia Gotik Hina PancasilaBANDUNG - Surkianih atau Zaskia Gotik menyebut lambang sila kelima Pancasila dengan sebutan 'bebek nungging'. Kejadian itu berawal dari salah satu acara musik pagi yang mengundang Zaskia Gotik dan memberikan pertanyaan mengenai pancasila. Ayu dan Jupe yang juga bintang tamu menjawab dengan benar, namun Neng sapaan akrabnya menjawab asal-asalan.

Walaupun hanya bercanda, namun ternyata netizen di twitter menganggap berbeda. Sampai akhirnya menjadi trending topic di salah satu sosial media terbesar di dunia itu. Salah satu akun yang bernama @kwanyarnews mengatakan "#HukumZaskiaGotik : Lihatlah artis yg terbukti nyata menghina Lambang Negara Pancasila msh syuting, coba orangt biasa ? pasti diseret"


CNN News dalam twitternya pun mengatakan bahwa Zaskia Gotik terancam kena KUHP, karena dituduh sebut lambang sila kelima Pancasila dengan istilah 'bebek nungging'.




Namun pihak Zaskia Gotik tidak tinggal diam, dia meminta maaf atas perbuatannya tersebut. "Neng disini mau klarifikasi dan mau minta maaf. Neng sama sekali tidak ada niat untuk menghina," kata Zaskia kepada wartawan saat ditemui di studio RCTI di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (16/3/2016).

Jokowi: Tol Trans Sumatera Harus Rampung Tahun 2017


BANDUNG - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah menyelesaikan pembangunan dua ruas jalan Tol Trans Sumatera di wilayah Provinsi Sumatera Utara, yaitu ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dan ruas Tol Medan-Binjai. Presiden Jokowi dalam status facebook nya (02/03) memberikan target kepada Kementrian PUPR untuk merampungkannya pada pertengahan Maret 2017.
 
Dalam postingan tersebut pula, Jokowi mengatakan bahwa seluruh sudut nusantara harus terkoneksi. Selain itu, dia juga memposting fotonya saat sedang meninjau proyek pembangunan Tol Trans Sumatera.


Seluruh sudut Nusantara harus terkoneksi. Pembangunan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi di Sumatera Utara adalah salah...
Dikirim oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2016

Dikutip dari laman detik online, saat ini progres konstruksi ruas tol Medan-Kualanamu sudah 43% dan pembebasan tanah sudah 85%. Kemudian, ada juga progres pembangunan seksi 3 yaitu Parbarakan-Tebing Tinggi yang merupakan bagian dari pembangunan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi saat ini sudah mencapai 32%, sementara ruas tol Medan-Binjai pembangunan fisik sudah mencapai 8% dan pembebasan tanah 78%.

Presiden pun tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah dalam perannya membantu proses pembebasan lahan yang sudah 97 persen sehingga proyek tol ini dapat berjalan cepat dan lancar.

Jamal Ramadhan: Kaya Karena Banyak Karya

Jamal Ramadhan, nama itu pasti sudah tidak asing lagi bagi seluruh warga Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik UIN Bandung. Siapa yang tidak mengenal laki-laki kelahiran Cicalengka, 25 tahun silam. Perawakannya yang mungil dan kacamata yang selalu bertengger ditelinganya menjadi ciri khas dia. Hal lain yang menjadi ciri khasnya adalah fotografi. Jamal yang selalu dipanggil Amay oleh para sahabatnya ini memang terkenal jago dalam hal fotografi.

Tahun 2010 adalah awal mula dia belajar fotografi, berawal dari ikut ikut akhirnya ketagihan katanya. Saking cintanya dengan dunia fotografi, Amay sampai tidak bisa menjawab saat ditanya mengenai ketertarikannya. “Pokonya tertarik wѐh” ungkapnya sambil tertawa.

Cita-cita terbesar Jamal adalah bisa menjadi fotografer advertise yaitu fotografi iklan. Kalau sekarang dia fokus dulu ke fotografi jurnalistik, dia berharap foto jurnalistiknya bisa merubah sesuatu. Makanya dia masuk jurusan jurnalistik untuk lebih mengembangkan bakatnya. Selain itu, Jamal juga gabung ke beberapa production house (PH) khusus fotografi. Ada tiga PH yang dia ikuti dan ternyata dia bentuk sendiri. Seperti PH di kampus dengan alumni jurnalistik yaitu Sunflow Fotografi. Sedangkan sisanya di sekitar rumah yaitu Tera Fotografi dan Warung Foto.

Jamal juga tentunya gabung dengan salah satau komunitas fotografi di kampus yaitu Photospeak’s dan menjadi Kepala Suku periode 2016-2017. Bersama Photospeak’s, Amay pernah mengikuti pameran foto pada tahun 2013 dan 2015 dan tahun ini Amay tengah mempersiapkan pameran selanjutnya.

Fotografi baginya memang bukan hanya sekedar hobi. Buktinya, dia sudah bisa menghasilkan uang dari keahliannya ini. “Iya lumayan lah uangnya di tabung buat beli lensa baru” katanya. Jamal memang sudah sering di panggil untuk memotret pra-wedding, wedding dan dokumentasi pelatihan. Bukan hanya itu, Jamal juga sudah sering hunting ke tempat-tempat keren di sekitar Bandung dan luar Bandung. Ternyata ada satu frame yang ingin sekali dia potret, yaitu frame yang belum pernah di potret oleh fotografi lain.

Baca Juga: Liburan Rasa Magang Ala Mahasiswi UIN Bandung

Jamal juga berbagi pengalamannya ketika motret. Menurutnya yang paling sulit di potret adalah balita, karena sulit diatur. Juga yang sulit di potret adalah memotret model. “Soalnya takut tergoda” ucapnya sambil terkekeh geli.

Dia sangat membuka tangan untuk teman-teman yang ingin belajar foto kepadanya. Amay tidak memasang tarif selama orang itu sungguh-sungguh ingin belajar. Karena menurutnya, dia juga masih belajar.

Amay memberikan pesan kepada pembaca yang ingin belajar fotografi. Pertama, harus sering motret dan perbanyak pengalaman. Kedua, sering baca-baca mengenai fotografi. Ketiga, apabila ingin memotret sesuatu misalkan tentang hewan rusa, baca dulu literature tentang rusa, agar kita tahu dan gampang mencari angle.

Jamal membuka rahasianya agar dapat menghasilkan foto yang bagus. Namun jangan kecewa, karena katanya tidak ada rahasia khusus, yang paling penting menurutnya harus sering motret, kenali alat sendiri dan kenali objek yang akan di potret. Tapi katanya buat teman-teman yang belum memiliki lensa, jangan berkecil hati hasil fotonya akan jelek, karena lensa standar pun sudah di desain untuk jadi bagus. Yang menjadikan jelek adalah pemikiran kita yang berpikir lensa mahal menghasilkan foto yang bagus. “Tinggal maksimalkan saja lensa yang ada” tambahnya.

Terakhir, suka duka Jamal selama jadi fotografer itu seperti apa?

“Terkadang orang seolah tidak menghargai, minta foto seenaknya dan melecehkan fotonya. Padahal saya tidak pernah memaksa mereka untuk suka dan tidak pernah selalu berfikir foto saya akan menghasilan uang. Motret itu tidak selalu menghasilkan uang, padahal pengalaman itu lebih berharga. Memang orang menganggap kaya itu berarti banyak uang, namun menurut saya kaya itu karena banyak karya”

Bandung OKE TV Luncurkan Program OMG

BANDUNG - Bandung OKE TV salah satu media televisi berbasis online dari Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik UIN Bandung, meluncurkan program baru yaitu Obrolan Mahasiswa Gaul (OMG). Program yang masuk ke bidang entertaiment ini telah resmi di launching pada Sabtu (27/02). Baru dirilis dua hari, viewer nya sudah mencapai 70 lebih.

"Saya tidak menyangka kalau program OMG ini bisa menarik begitu banyak penonton" ujar Adel yaitu Eksekutif Produser Bandung OKE TV. Dirinya merasa bangga dengan pencapaian yang diperoleh, ditambah ini adalah kerja dari anggota semester 4 yang baru setahun bergabung dengan tim. "Saya hanya memberi masukan dan memantau saja, yang kerja anak semester 4" tambahnya.

Senada dengan Adel, mantan Pimpinan Umum Bandung OKE TV, Rosyad pun mengaku bangga dengan program OMG. "Semoga dari tahun ke tahun, program kreatif seperti ini semakin bertambah" ucapnya.

Program OMG sendiri adalah acara talkshow yang dibagi menjadi 3 segmen. Setiap segmen nya memuat isi yang berbeda, ada tips, meme, video lucu dan juga penampilan akustik. Di episode pertama OMG mengangkat tema Hijabers yang dipandu oleh host Mia Garmianti dan Tafsir.

Tonton tayangan Obrolan Mahasiswa Gaul Episode Hijabers disini:

Segmen 1

Segmen 2

Segmen 3

Mencari Tugas yang Efektif Menggunakan Google


mencari tugas yang efektif menggunakan google
Google, wikipedia, blog dan jejaring internet lainnya memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia khususnya mahasiswa. Jejaring internet tersebut seperti sudah bersahabat dan sulit untuk dipisahkan. Tentunya, ketika harus mengerjakan tugas dari mulai makalah, paper dan tugas lainnya pasti pertolongan pertama langsung mengarah ke google.

Ketika jaman dulu buku adalah sumber pertama untuk mengerjakan tugas, kini google sudah mengambil alih tempat tersebut. Walaupun memang bobot materi yang di dapatkan dari google tidak semuanya benar, namun untuk menghemat waktu google masih menjadi pilihan pertama. Bukan hanya menghemat waktu, mencari tugas di google itu tidak ribet dan lebih praktis. Itu alasan mengapa google masih menjadi first choice ketika harus mengerjakan tugas yang diberikan dosen.

Memang tidak salah apabila kita lebih mengandalkan google daripada buku, namun hal tersebut tidak tepat dan sangat tidak bijak. Maka dari itu, sekarang saya akan mengulas mengenai cara efektif mencari tugas di google.

1. Gunakan Keyword yang Simple

Keyword adalah kata kunci, kata kunci yang digunakan dalam mencari bahan materi harus simple. Contohnya tugas mengenai Transformasi Sosial-Budaya Akibat Revolusi Teknologi Dan Informasi. Apabila kita mencari kata kuncinya sesuai dengan judul tersebut, maka dapat dipastikan materi yang keluar akan ngaco dan tidak sesuai. Maka dari itu, dari judul tersebut dibagi menjadi 2 sampai 3 bagian. Misalkan “Transformasi Sosial-Budaya” lalu “Revolusi Teknologi dan Informasi” dan “Pengertian Transformasi”. Apabila mencarinya seperti itu, materi yang keluar pun akan fokus sesuai dengan keyword yang diberikan. Nah apabila sudah dibagi menjadi 3 bagian, saatnya menggabungkan materi-materi tersebut. Materinya dibaca dulu lalu digabungkan menjadi satu materi. Bagusnya, materi yang sudah dibaca di salin menggunakan bahasa sendiri. Dan jangan lupa cantumkan alamat website yang kita gunakan.


2. Jadikan Google Hanya Sebagai Referensi


Apabila kita mencari tugas di google, pasti selalu ada tugas yang sudah berbentuk makalah. Apabila sudah begitu, terkadang mahasiswa hanya tinggal menyalin semuanya lalu mengubah namanya. Hal tersebut sungguh tidak tepat, ini hanya mengajarkan ketidak pedulian dan pembodohan. Seharusnya, apabila kita menemukan sumber yang seperti itu, lihat daftar pustakanya dan cari buku atau alamat website yang dimaksud. Kan kalau begini, mengajarkan kita untuk lebih kerja keras lagi. Tentunya, jangan mengerjakan tugas ketika waktu sudah mepet. Apabila mengerjakan tugas ketika waktu mepet, sangat tidak mungkin sekali untuk mencari sumber yang ada di daftar pustaka. Ujung-ujungnya hanya menyalin semua tugas yang sudah ada.


3. Pilih Sumber dengan Viewer Terbanyak

Biasanya, website yang sudah memiliki viewer terbanyak ada di kotak pencarian paling atas. Isi materinya juga jarang ada yang ngaco, jadi sangat direkomendasikan sekali untuk menggunakan website tersebut. Namun ingat, apabila semua teman sekelas menggunakan sumber website yang sama, maka isi tugasnya akan sama semua. Jadi alangkah baiknya, untuk mengambil beberapa materi dari website lain. Fungsinya, agar isi materi tidak sama percis dengan yang lain. Namun tetap saja, hal yang paling baik adalah mencari sumber tambahan dari buku.

Itu dia beberapa tips untuk mencari tugas yang efektif di google. Namun tetap ya jangan terlalu mengandalkan google, karena sumber dari google pun semuanya berasal dari buku. Jadi alangkah baiknya untuk mengubah kebiasaan tersebut.

Liburan Sambil Magang Ala Mahasiswi UIN Bandung

mahasiswi uin bandung
Mengisi waktu liburan bisa dengan berbagai macam cara. Seperti liburan bersama keluarga, traveling ke luar kota ataupun dengan bekerja. Salah satu mahasiswi UIN SGD Bandung yaitu Farisa Fannaniya mengisi waktu liburannya dengan magang di salahsatu lembaga psikologi. Hal itu dia lakukan untuk menerapkan ilmu yang selama ini didapat semasa kuliah 5 semester di jurusan Psikologi.

Ketika mahasiswa lain beristirahat di rumah atau liburan ke luar kota, dirinya memilih untuk berbakti kepada masyarakat. Sasa panggilan akrabnya harus blusukan ke daerah pelosok dan datang ke sekolah-sekolah yang sebelumnya belum pernah mendapatkan fasilitas psikotest. Walaupun banyak rintangan yang harus dilaluinya seperti akses jalan yang jelek, sampai motor mogok, dia tidak menyerah dan terus melakukan pekerjaannya dengan profesional.

“Saya satu-satunya mahasiswa yang magang di Lembaga Psikologi Sosial Terapan daerah Ciamis, sehingga banyak sekali yang membantu saya dan memberikan banyak dukungan” ungkapnya. Dia bercerita mengenai pengalamannya saat harus menghadapi anak kecil yang tidak mau mengikuti psikotest. Ilmu yang dia dapat di perkuliahan memang tidak sia-sia, nyatanya dia terapkan dan pada akhirnya anak tersebut mau untuk mengikuti psikotest. “Rasanya sangat bahagia sekali saat saya berhasil membujuk dia untuk ikut psikotest” katanya dengan nada sumringah.

Mahasiswi yang mendapatkan IPK cumlaude ini merasa miris dengan temuannya saat datang ke daerah pelosok. Ternyata di daerah pelosok, angka perceraian sangat tinggi sehingga berpengaruh pada psikologis anak. “Saya tidak menyangka kalau di daerah pelosok ternyata banyak sekali yang bercerai” ungkapnya. Dia mengetahui hal tersebut ketika membuka sesi sharing dengan warga.

Diakhir perbincangan, Sasa memberikan pesan bahwa jangan menyerah ketika ada halangan di jalan saat mencapai impian karena siapa tau itu jalan untuk mencapai kesuksesan. Selain itu, salah satu anggota Pusat Informasi Konseling Mahasiswa Psikologi UIN Bandung ini pun menyarankan untuk memperbanyak link agar nanti dipermudah saat mencari pekerjaan.
Back To Top